Realita dan mimpi
selasa pagi ini begitu berbeda
aku tak lagi merasakan rasa bahagia itu
aku bahkan tak tahu apakah rasa itu memang benar adanya
atau hanya sekadar ilusi belaka
semua seakan pergi menyusul sepi
kini hanya ada aku seorang diri,tanpa sahabat atau kerabat
sementara itu,aku hanya bisa menhisap sebatang rokok
untuk menghilangkan rasa sepi ini
lemah,letih dan lesu,semua rasa menjadi satu
aku tak tahu apa yang harus aku lakukan
aku bahkan tak tahu lagi kemana arah harapan
akankah aku terus maju,atau terhenti sampai disini
dan kembali aku nyalakan sebatang rokok
berharap semua ini hanyalah mimpi
entahlah,aku semakin hilang dalam keraguan ini
akankah bahagia itu kan kembali?
By. Secarik Kertas Hati
aku tak lagi merasakan rasa bahagia itu
aku bahkan tak tahu apakah rasa itu memang benar adanya
atau hanya sekadar ilusi belaka
semua seakan pergi menyusul sepi
kini hanya ada aku seorang diri,tanpa sahabat atau kerabat
sementara itu,aku hanya bisa menhisap sebatang rokok
untuk menghilangkan rasa sepi ini
lemah,letih dan lesu,semua rasa menjadi satu
aku tak tahu apa yang harus aku lakukan
aku bahkan tak tahu lagi kemana arah harapan
akankah aku terus maju,atau terhenti sampai disini
dan kembali aku nyalakan sebatang rokok
berharap semua ini hanyalah mimpi
entahlah,aku semakin hilang dalam keraguan ini
akankah bahagia itu kan kembali?
By. Secarik Kertas Hati